Deretan Kain Tradisional Indonesia yang Terkenal Hingga Mancanegara

Warisan budaya yang ada di Indonesia memang sangat beragam. Salah satunya bisa dilihat dari kain tradisional yang ada dan memiliki ciri khas tersendiri. Kain khas tradisional yang ada di Indonesia cukup beragam dan bisa ditemukan dari berbagai daerah. Sejarah kain di Indonesia ini juga cukup menarik karena memiliki makna tersendiri.

Kain tradisional ini juga menjadi visualisasi dari budaya yang begitu mengagumkan. Sebagai contoh adalah kain batik dan juga kain tenun. Selain kedua kain ini, masih ada kain lain tradisional lainnya yang tidak kalah menarik dan estetik jika dilihat. Untuk mengetahui apa saja  kain tradisional yang ada di Indonesia, simak selengkapnya di bawah ini.

Songket Palembang

Tidak hanya Minangkabau yang memiliki kain khas berupa songket, Palembang juga memilikinya. Songket Palembang diresmikan menjadi salah satu warisan budaya tak benda Indonesia pada tahun 2013.

Kain songket Palembang ini tidak hanya memiliki nilai seni tetapi juga nilai filosofis yang menggambarkan keberanian, kejayaan dan kemakmuran. Kain songket Palembang ini terbagi menjadi beberapa jenis yaitu songket bunga, songket limar, songket rempak, songket tretes, songket tabur dan songket lepus.

Lurik Yogyakarta

Lurik Yogyakarta ini dibuat dengan cara ditenun dengan motif garis-garis yang begitu indah. Kain lurik Yogyakarta ini cocok untuk dijadikan berbagai macam pakaian. Lirik Yogyakarta sendiri pada umumnya dibuat dari serat kayu, serat sutra, serat sintetis maupun kapas. Pada umumnya kain tenun tradisional ini dibuat dengan alat tenun yang masih tradisional serta digerakkan oleh manusia sebagai pengrajin nya.

Endek Bali

Kain tradisional Indonesia yang satu ini bisa dibilang sudah cukup mendunia. Kain ini sebelum jadi perbincangan setelah masuk dalam koleksi spring Summer 2021 dari Dior. Dari segi sejarahnya sendiri, endek Bali ini mulai berkembang pada tahun 1985 di masa pemerintahan Raja Dalem Waturenggong.

Kain tenun endek ini memiliki motif yang beragam dan setiap motifnya memiliki makna dan penggunaannya masing-masing. Beberapa motif kain endek diantaranya yaitu flora, fauna, motif geometris, tokoh pewayangan, motif patra dan ancak saji.

Sasaringan Banjar

Kain yang satu ini berasal dari Kalimantan Selatan dan juga menjadi salah satu kain tradisional khas Indonesia. Berdasarkan sejarah yang ada di ketahui bahwa Sasaringan Banjar ini sudah ada pada abad ke-12.

Sementara itu untuk teknik dan motif nya sendiri juga memiliki ciri khas yakni dibuat dengan teknik jelujur. Sementara untuk motifnya sendiri terdiri atas beberapa diantaranya seperti motif ceplok, motif variasi dan motif lajur. Masing-masing motif ini memiliki makna tersendiri.

Dari penjelasan mengenai kain tradisional Indonesia di atas, bisa dilihat bahwa kekayaan budaya Indonesia memang begitu beragam. Tentu tidak kalah menarik dengan tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi seperti Mandalika. Bagi kamu yang ingin tahu arti Mandalika, tentunya bisa mencari tahu lebih lanjut tentangnya. Sudah saatnya untuk mencintai Negeri ini dengan melestarikan warisan budaya yang ada.

Tinggalkan Balasan